search

Memuat...

Senin, 12 Maret 2012

CARA MENGHITUNG TARIF LISTRIK

Menghitung Tarif Listrik Rumah Tangga

Catatan: Dalam contoh perhitungan nantinya komponen PPJU (Pajak Penerangan Jalan Umum) diabaikan, karena ketentuan % PPJU berbeda-beda sesuai Perda masing-masing. Jadi cuma tarif yg murni dibayar ke PLN aja. Oya tambahan info.. PPJU itu bukan jadi milik PLN, tapi disetor ke kas Pemda, umumnya sebesar 3 sd 10% dari total tagihan listrik.
kWh pemakaian bisa dilihat dari perubahan Stand Meter selama sebulan, misalnya:
kWh pemakaian = 1289,7 - 1173,2 = 116,5 kWh
kWh pemakaian bisa juga kita perkirakan dgn mendata daya seluruh peralatan listrik yg digunakan dan jam pemakaiannya. Metode ini tidak terlalu akurat karena peralatan tertentu dayanya berbeda saat start dan setelah beroperasi stabil, selain itu kita sulit menentukan lama pemakaian yg tepat (kecuali kita memasang time recorder pada seluruh peralatan listrik tsb). Tapi bolehlah sekedar untuk sarana perbandingan dgn angka Stand Meter.
Contoh pemakaian listrik Rumah Tangga sederhana:
Peralatan Listrik
Daya
Rata2 Jam
Pemakaian 1 Hari
kWh Pemakaian
=(Watt:1000)xjam
3 Bola Lampu @ 20 Watt
(RT, RM, Dapur)
60 watt
12
0,72
2 Bola Lampu @ 7 Watt
(Teras)
20 watt
12
0,24
2 Bola Lampu @ 5 Watt
(Kamar Mandi)
10 watt
2
0,02
2 Bola Lampu @ 13 Watt
(Kamar Tidur)
26 watt
5
0,13
Rice Cooker
250 watt
2
0,5
TV 21″
75 watt
6
0,45
Kulkas
100 watt
12
1,2
Setrika
350 watt
1
0,35
Pompa Air
100 watt
2
0,2
Rata2 kWh Pemakaian 1 Hari =
3,81
Rata2 kWh Pemakaian 1 Bulan =
114,3
Selanjutnya mari coba hitung biaya listrik kita. TDL saat ini masih mengacu pada Keppres No.104 Thn 2003 (udah 5 thn gak naik2), Saya cuplik dari TDL tsb, khusus bagian TDL Rumah Tangga:
GOL TARIF
DAYA
BLOK
Biaya Beban
(Rp/kWh)
Biaya Pemakaian
(Rp/kWh)
R-1
s.d 450 VA
0-30 kWh
11.000
169
> 30-60 kWh
360
> 60 kWh
495
900 VA
0-20 kWh
20.000
275
> 20-60 kWh
445
> 60 kWh
495
1300 VA
0-20 kWh
30.100
385
> 20-60 kWh
445
> 60 kWh
495
2200 VA
0-20 kWh
30.200
390
> 20-60 kWh
445
> 60 kWh
495
R-2
> 2200 VA sd 6600 VA
-
30.400
560
R-3
> 6600 VA
-
34.260
621
Contoh perhitungan untuk Golongan Tarif R-1 450 VA, pemakaian 90 kWh:
Biaya Beban = (450/1000) x Rp 11.000
= Rp
4.950

Biaya Pemakaian =

Blok I
=
30 kWh x Rp 169
= Rp
5.070


Blok II
=
30 kWh x Rp 360
= Rp
10.800


Blok III
=
30 kWh x Rp 495
= Rp
27.720
(+)



= Rp
30.720
(+)
Total Tagihan =
Rp
35.670
+ PPJU
Contoh perhitungan untuk Golongan Tarif R-1 900 VA, pemakaian 116 kWh:
Biaya Beban = (900/1000) x Rp 20.000
= Rp
18.000

Biaya Pemakaian =

Blok I
=
20 kWh x Rp 275
= Rp
5.500


Blok II
=
40 kWh x Rp 445
= Rp
17.800


Blok III
=
56 kWh x Rp 495
= Rp
27.720
(+)



= Rp
51.020
(+)
Total Tagihan =
Rp
69.020
+ PPJU
Contoh perhitungan untuk Golongan Tarif R-1 1300 VA, pemakaian 150 kWh:
Biaya Beban = (1300/1000) x Rp 30.100
= Rp
39.130

Biaya Pemakaian =

Blok I
=
20 kWh x Rp 385
= Rp
7.700


Blok II
=
40 kWh x Rp 445
= Rp
17.800


Blok III
=
90 kWh x Rp 495
= Rp
44.550
(+)



= Rp
70.050
(+)
Total Tagihan =
Rp
109.180
+ PPJU
Contoh perhitungan untuk Golongan Tarif R-1 2200 VA, pemakaian 200 kWh:
Biaya Beban = (2200/1000) x Rp 30.200
= Rp
66.440

Biaya Pemakaian =

Blok I
=
20 kWh x Rp 390
= Rp
7.800


Blok II
=
40 kWh x Rp 445
= Rp
17.800


Blok III
=
140 kWh x Rp 495
= Rp
69.300
(+)



= Rp
94.900
(+)
Total Tagihan =
Rp
161.340
+ PPJU
Contoh perhitungan untuk Golongan Tarif R-2 5500 VA, pemakaian 700 kWh:
Biaya Beban = (5500/1000) x Rp 30.400
= Rp 167.200

Biaya Pemakaian = 700 x Rp 560
= Rp 392.000
(+)
Total Tagihan =
Rp 559.200
+ PPJU
Golongan Tarif R-2 6600 VA dan R-3 sudah berbeda cara perhitungannya karena sudah terkena tarif multiguna atau nonsubsidi. Tarif pada tabel TDL di atas adalah tarif dalam batas yg masih disubsidi (untuk Pelanggan Daya 6600 VA batas tarif disubsidi = 839 kWh). Pemakaian melewati batas tsb akan dikenai tarif non subsidi sebesar Rp 1.380/kWh.

Contoh perhitungan untuk Golongan Tarif R-2 6600 VA, pemakaian 1000 kWh:
Biaya Beban = (6600/1000) x Rp 30.400
= Rp
200.640

Biaya Pemakaian =

Tarif Normal
=
839 kWh x Rp 560
=Rp
469.840


Non Subsidi
=
161 kWh x Rp 1.380
=Rp
222.180



= Rp
692.020
(+)
Total Tagihan=
Rp
892.660
+ PPJU










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar